SEJARAH DESA SINDANGLAYA
Pada
Tahun 1951 terjadi pertemuan dan musyawarah di Dusun Sindangkalangon yang
dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh ulama. Dari hasil
pertemuan dan musyawarah tersebut, masyarakat Dusun Sindangkalangon
menginginkan seorang figur pemimpin. Pada saat itu muncul sebagai calon
pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat yang mampu, pandai dan berani untuk
memimpin wilayahnya itu sendiri yaitu Bapak Tanu Wirya. Dan pada saat itu pula berdiri
satu lembaga atau wadah masyarakat yaitu Desa Sindangwangi.
Bapak
Tanu Wirya sebagai Kepala Desa Sindangwangi pada saat itu menjabat selama 9
Tahun, dari tahun 1951 s/d 1959. Pada masa itu berdirilah sebuah bangunan Balai
Desa Sindangwangi dan membuka tanah Desa/Negara untuk dijadikan Bengkok (upah)
aparat Desa tersebut . Periode 1959-1961 kuwu / Kepala Desa Sindangwangi di
jabat oleh Toha Wijaya, pada periode 1961-1971 di jabat oleh Endang Wihara dan
pada periode 1971-1982 di jabat oleh Ajat Sudrajat. Pada saat itu terjadi
pemekaran Desa Sindangwangi YAITU Desa Mekarwangi dan Desa Sindanglaya.
Desa
Sindanglaya pada saat ini terbagi atas 5 Dusun yaitu : Dusun Sindangkalangon
,Dusun Cicanar Tonggoh , Dusun Cicanar Landeuh ,Dusun Sindangsari dan Dusun
Lengkongsari Desa Sindanglaya berbatasan dengan : Sebelah Utara dengan Desa
Maniis Kabupaten Majalengka ,sebelah Selatan dengan Desa Maparah Kecamatan
Panjalu ,sebelah Barat dengan Desa Cibeureum ,dan sebelah Timur dengan Desa
Mekarwangi.

0 Comments:
Posting Komentar